DOWNLOAD EBOOK ASSEMBLY

Bahasa Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah. Dalam pemrograman komputer dikenal dua jenis tingkatan bahasa, jenis yang pertama adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) dan jenis yang kedua adalah bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language).

Bahasa pemrograman tingkat tinggi lebih berorientasi kepada manusia yaitu bagaimana agar pernyataan-pernyataan yang ada dalam program mudah ditulis dan dimengerti oleh manusia. Sedangkan bahasa tingkat rendah lebih berorientasi ke mesin, yaitu bagaimana agar komputer dapat langsung mengintepretasikan pernyataan-pernyataan program.

Kelebihan Bahasa Assembly:
1. Ketika di-compile lebih kecil ukuran
2. Lebih efisien/hemat memori
3. Lebih cepat dieksekusi

Kesulitan Bahasa Assembly:
1. Dalam melakukan suatu pekerjaan, baris program relatif lebih panjang dibanding bahasa tingkat tinggi
2. Relatif lebih sulit untuk dipahami terutama jika jumlah baris sudah terlalu banyak
3. Lebih sulit dalam melakukan pekerjaan rumit, misalnya operasi matematis

Jika ingin belajar bahasa assembly bisa mendownload ebooknya DISINI
Ebook ini di buat oleh jasakom

Tugas PAA Bu Elly

Kali ini saya ingin memposting tugas PAA bu Elly. Tugasnya adalah membuat penjumlahan bilangan, dimana setiap pencetakan 25 bilangan maka harus beganti halaman kemudian di cetak jumlahnya. Berikut program asal-asalan yang Saya buat

program revisi;
uses crt;

var n, no, i, total, a, hal, data, batas : integer;
    x: array[1..100] of integer;

begin
     clrscr;

     no := 1;
     total := 0;
     hal := 0;
     data := 25;
     batas := 0;
     write('masukan Jumlah bilangan yang akan di input  : ');read(n);
     writeln(' ');
     writeln('==============================');
     writeln(' NO|      Data input         |');
     writeln('=============================');
     for i:= 1 to n do
     begin
           write(no:2,' |   input bilangan : ');read(x[i]);

           no := no + 1;
     end;
     clrscr;
     writeln('============================================');
     writeln('  No|       perhitungan   |       Hasil    |');
     writeln('============================================');
     for i := 1 to n-1 do
     begin
          a := x[i];
          total := total + a;
          if i = 1 then
          begin
               writeln(i:2,'  |          ',x[i]:2, ' + ', x[i+1],'     |         ',total + x[i+1]:2,'     |':2);
          end
          else
          writeln(i:2,'  |          ',total:2, ' + ',x[i+1],'     |         ', total + x[i+1]:2,'     |':2);
          hal := hal + 1;
          if hal = data then
          begin
          batas := batas + 1;
             writeln(' ');
             writeln('==============halaman ',batas ,' ====================');
             writeln('|             jumlah : ',total + x[i+1],'                  |');
             writeln('============================================');
             writeln(' ');
             data := data + 25;
          end;
     end;
      writeln('============================================');
      writeln('Total Semua : ',total + x[i+1]);
     readln;
     readln;
end.


bubble sort

Metode bubble sort merupakan metode pengurutan yang mengambil proses dengan menggunakan bubble atau exchange. Perbandingan data dilakukan dari posisi pertama atau posisi terakhir bergeser satu persatu sampai semua data dibandingkan.
Jika terdapat N data dan data terkoleksi dari urutan 0 sampai dengan N-1 maka algoritma pengurutan dengan metode bubble sort adalah sebagai beriku


  1. Bandingkan posisi data i = 0 dan j = 1
  2. Jika data diposisi i lebih besar daripada data diposisi j, maka data diposisi i ditukar dengan data diposisi j (swap). Jika tidak penukaran posisi tidak dilakukan.
  3. Kemudian, lakukan perbandingan data diposisi i = 1 dan data diposisi j = 2. Lakukan langkah 2, begitu juga untuk data berikutnya hingga i = N-2 dan j = N-1
  4. Ulangi langkah 1, 2 dan 3 untuk data diposisi 0 sampai dengan data diposisi N-2, karena data di posisi N-1 adalah data dengan nilai terbesar. Untuk tahap selanjutnya data yang dibandingkan akan semakin berkurang sebab data dengan nilai yang lebih besar akan terposisi dibagian sebelah kanan data.
    berikut contoh program bubble sort dengan pascal

    program bubbleSort;

    uses crt;
    var
       i, k, temp, n : integer;
       L             : array[1..100] of integer;


    begin
         clrscr;
         write('Masukan jumlah Bilangan     : '); read(n);
         for i:=1 to n do
         begin
             write('input bil ke- ',i,' = ');read(L[i]);
         end;

         {proses bubble sort}
         for i:=1 to n-1 do
         begin
              for k:= n downto i+1 do
              begin
                   if (L[k] < L[k-1]) then
                   begin
                        temp     := L[k];
                        L[k]     := L[k-1];
                        L[k-1]   := temp;
                   end;
              end;
         end;

         {proses pencetakan}
         writeln('');
         writeln('Data Setelah Diurutkan dengan Bubble Sort');
         for i:=1 to n do
             writeln(L[i]);

         readln;
         readln;
         end.

    end.

    Output program